Perseroan menetapkan target peningkatan produksi batubara pada 2010, agar sejalan dengan keberhasilan program peningkatan kapasitas angkut kereta api. Untuk mencapai target produksi tersebut, Perseroan secara konsisten menerapkan strategi produksi terintegrasi, fokus pada peningkatan efisiensi operasional produksi, kualitas produksi dan ketersediaan batubara dengan tetap menjaga aspek Keselamatan & Kesehatan Kerja (K3) dan Lingkungan.
Perseroan melakukan berbagai upaya untuk meningkatkan efisiensi operasional penambangan. Upaya tersebut ditujukan untuk mencapai 3 (tiga) sasaran utama yakni: menekan biaya produksi, meningkatkan efisiensi operasional dan meningkatkan kapasitas produksi batubara swakelola.
Untuk menekan biaya produksi, Perseroan melaksanakan beberapa program, diantaranya melakukan penghematan konsumsi BBM, handling batubara, suku cadang/ material serta konsumsi energi listrik; memaksimalkan produksi batubara secara swakelola dengan mengoptimalkan penggunaan BWE system dan mengembangkan sistem penambangan shovel & truck; optimalisasi inside dump untuk memperpendek jarak angkut.
Dengan mempertimbangkan efisiensi serta optimalisasi aset operasi, mulai tahun 2009 Perseroan melakukan persiapan pemindahan BWE sistem ke lokasi Tambang Muara Tiga Besar Utama (MTBU) berupa 2 unit BWE dan 1 unit spreader.
Seiring dengan optimalisasi BWE sistem tersebut, Perseroan melakukan pembangunan PLTU milik sendiri guna mendukung program operasi BWE sistem serta program efisiensi lain secara menyeluruh dengan menggunakan bahan bakar batubara limbah yang selama ini belum termanfaatkan.
Pelaksanaan strategi operasional membuat Perseroan berhasil kembali meningkatkan volume produksi batubara menjadi 12,5 juta ton, naik 7,4 % dibandingkan volume produksi tahun 2009 yang berjumlah 11,6 juta ton.
Dari keseluruhan produksi tersebut, produksi yang dilakukan secara swakelola meningkat menjadi 5,64 juta ton, naik 11,5% dari produksi tahun sebelumnya sebesar 5,05 juta ton. Secara bertahap, Perseroan berencana menaikkan kapasitas produksi swakelola. Dengan peningkatan secara bertahap, maka kompetensi SDM Perseroan dalam mengelola tambang secara penuh akan semakin meningkat juga.


